KHAIDIR MUHAJ BLOG'SITE
Tempat Asuhan Keperawatan dan Materi Kuliah Keperawatan

Doyan Ngemil? Awas, Serangan Jantung!



Khaidirmuhaj.blogspot.com-jantung koroner telah menjadi penyebab nomor satu kematian di Indonesia. Sehingga, mendeteksi dini (screening) bisa mulai di edukasikan bagi masyarakat Indonesia. Risiko penyakit jantung koroner di Indonesia, semakin mewabah lantaran beberapa hal. Apa saja?

"Saya rasa ada beberapa hal. Satu, diet yang baik itu diet yang diproses seminimal mungkin. Tetapi, diet kita juga sudah berubah. Banyak yang goreng-gorengan, fast food, dan banyak makanan yang diproses. Trans fat untuk Indonesia itu tinggi," kata Dr Antono Sutandar SpJP FACC FSCAI FAMS FIHA dalam acara forum media yang diadakan Siloam Hospitals di Le Seminyak, Pacific Place, baru-baru ini.

Dr Antono turut mengungkapkan, bahwa trans fat merupakan bagian dari fatty acid. Di mana fatty acid merupakan bagian dari lemak. Terlalu banyak mengonsumsi goreng-gorengan turut menghambat metabolisme tubuh, menambah berat badan, menambah kadar lemak dalam tubuh, dan meningkatkan risiko terjangkit penyakit jantung.

Dokter yang pernah menuntut ilmu di Univ British Columbia Vancouver, Canada ini juga mengungkapkan, bahwa permasalahan yang sudah mendarah daging di masyarakat Indonesia, yaitu makanan berkualitas jelek pun digoreng, sehingga terlihat lebih menggugah selera. 

"Ini prinsip. Oleh karena itu kita senang yang goreng-goreng. Jalan pintas yang jadinya kurang baik," paparnya.

Tak hanya itu saja, ada faktor-faktor risiko lainnya untuk seseorang mengidap penyakit jantung koroner. "Ada faktor risiko Anda terkena penyakit jantung koroner. Ada pra diabetes, diabetes, rokok, tekanan darah tinggi, kolesterol yang kurang baik, sakit ginjal, sejarah keluarga," jelas Antono.

Pengidapnya sendiri, dilaporkan Antono, lebih banyak kaum pria. Sedangkan wanita, memiliki risiko lebih rendah. Kecuali jika sudah memasuki masa early menopause.

"Perempuan yang masih haid teratur, jarang banget yang kena. Karena estrogen (yang masih banyak dimiliki oleh wanita subur) khususnya untuk jantung baik," tuturnya.

Lantas, apa yang sebaiknya dilakukan ketika seseorang terkena serangan jantung. Padahal, dirinya sendiri belum tahu telah mengindap penyakit tersebut.

"Gumpalan dalam pembuluh darah langsung dibuka (Angioplasty). Mencoba menyelamatkan otot jantung yang masih hidup. Semakin lanjut waktunya, semakin banyak otot yang mati. Prioritas kita beda, di negara kita masih mengobati penyakit. Di negara maju sudah tindakan pencegahan. Yang paling penting, selain menyiapkan alat-alat yang canggih di Siloam, kita punya dokter-dokter hebat yang bisa membuka pembuluh darah," tandas dokter bertubuh tinggi besar itu.
(nsa)


Sumber: Okezone
1 komentar:

info tentang serangan jantung di SIHAT SELALU - Bagaimana Serangan Jantung Terjadi


[Make Your Own] by Khaidir Muhaj | [Close]

Selamat Datang !!

selamat berkunjung di blog saya yang sederhana ini, semoga yang teman cari ada disini, silahkan copy paste artikel dalam blog ini, dgn menyertakan atau tdk menyertakan sumbernya, dan jangan lupa sebagai tanda persahabatan & terimakasih isilah buku tamu.

My Family

My Family
Alumni SPK Kesdam VI/TPR Banjarmasin. Alumnus Politeknik kesehatan Banjarmasin program khusus PKM Rantau. Seorang PNS PemKab. Tapin, Unit Kerja Puskesmas Lokpaikat - Rantau - Kalsel .

Yang Sedang Berkunjung

Anda Pengunjung Yang Ke

TERIMA KASIH

Telah berkunjung, mohon maaf jika terdapat kekurangan dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan tidak dapat memenuhi permintaan & pertanyaan teman teman, karena saya juga dalam proses pembelajaran dan terus akan belajar. dan seandainya artikel ini bermanfaat itu semata-mata hanya karena Allah SWT guna tercapainya keperawatan yang profesional. serta jangan lupa isi buku tamu, semoga sukses!

Pengikut


Arsip