KHAIDIR MUHAJ BLOG'SITE
Tempat Asuhan Keperawatan dan Materi Kuliah Keperawatan

Apakah Perempuan Boleh Disunat?

10:22
Khaidirmuhaj.blogspot.com — Bagi para kaum Hawa, tindakan sunat atau khitan tidak direkomendasikan karena mendatangkan risiko besar bagi kesehatan. Selain menimbulkan rasa sakit yang luar biasa, khitan perempuan juga bisa menimbulkan perdarahan sehingga mengancam nyawa.

Meski begitu, tidak semua tindakan sunat membahayakan perempuan. Ada suatu prosedur sunat yang secara medis dibenarkan dengan tujuan memperbaiki kualitas kesehatan. Tindakan khitan tersebut adalah membuka prepusium (kulup atau kulit luar) yang menutupi klitoris.

"Sebenarnya khitan bisa terjadi ketika prepusium menutupi klitoris, itu sangat mengganggu. Karena kalau menutupi, perempuan tidak mempunyai daya rangsang seksual. Maka, preposium yang lebar itu harus dibuka dengan cara dikhitan," kata dr Artha Budi Susila Duarsa, M. Kes pada peluncuran Buku Khitan Perempuan: Dari Sudut Pandang Sosial, Budaya, Kesehatan, dan Agama, Selasa (27/07/10) di Universitas Yarsi, Jakarta.

Dr Artha bilang, proses pengkhitanan dilakukan dengan metode hoodectomy (pemotongan kulup), yang bertujuan meningkatkan kepekaan dan kenikmatan seksual serta mempermudah perempuan untuk mencapai orgasme ketika berhubungan intim.

"Hal ini berlaku jika kulup sebegitu lebar sehingga menutupi klitoris yang mencegah bagian tersebut dari tersentuh penis pada saat berhubungan seks," lanjutnya.

Namun, dr Artha mengingatkan, prosedur ini tidak boleh dilakukan para perempuan dengan bentuk klitoris normal. "Pada kondisi normal, prepusium sudah cukup terbuka dan sudah cukup menerima rangsang. Apabila dibuka (dilukai) justru akan mengganggu rangsangan yang diterima.

Berbeda dengan kulup penis pada pria, prepusium pada perempuan tidak menutupi total klitoris. Fungsi kulup ini adalah sebagai pelindung sehingga tidak perlu dibedah atau dihilangkan. Akan tetapi, 50-60 persen perempuan ada yang memiliki kelebihan jaringan pelindung pada organ sensitif tersebut.

Kelebihan tersebut bukan pada kulup primer, melainkan pada kulup sekunder yang terletak di bagian atas dan samping (lateral), dari mulai bagian apeks klitoris hingga ke labia minora.

Kelebihan jaringan inilah yang akan mengganggu kepekaan dan sensasi pada rangsangan seksual perempuan. Untuk mengatasinya, perlu dilakukan prosedur perampingan prepusium guna memperbaiki rangsangan pada klitoris.

Terserah anda mana yg menurut anda benar dan baik bagi anda dan keluarga..... moga bermanfaat!

Sumber: kompas.com
Read On 1 komentar

PERUT BUNCIT MENIMBUN MASALAH

23:17
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Punya isteri satu dan dua orang anak membuat perutku makin hari makin membuncit dan karena malasnya berolah raga diluar rumah hanya mengahabiskan bersama sikecil dan duduk manis di muka komputer bututku jadinya begini dah... Lemak di perut lebih bahaya dibanding dengan lemak tempat lain di tubuh. Selain mengganggu penampilan, lemak di perut yang bikin perut buncit ternyata menimbun banyak masalah.

Perut buncit adalah istilah untuk menggambarkan lemak berlebih yang terdapat di perut. Perut yang membuncit tidak memberi manfaat apa-apa pada kesehatan tubuh.

Sebagian besar perut buncit merupakan dampak dari berat badan yang berlebih, tapi ada juga penyebab lain, yaitu otot perut yang lemah, postur tubuh yang buruk, terlalu banyak minum alkohol, stres dan kelebihan hormon.

Perut buncit juga bisa menunjukkan adanya masalah gastrointestinal (pencernaan), seperti sembelit, sindrom iritasi usus, penyakit radang usus dan gastroparesis, yaitu jenis kerusakan saraf yang mempengaruhi perut.

Jika lemak sudah menumpuk di perut tubuh tidak lagi menyebarkan kelebihan lemak ke seluruh bagian tubuh. Lemak yang suka 'berkumpul' di perut adalah lemak visceral atau intra-abdomen, yaitu lemak yang berhubungan dengan kolesterol tinggi, insulin tinggi, trigliserida tinggi, tekanan darah tinggi dan masalah lainnya.


Jenis lemak ini adalah lemak paling berbahaya dan dapat meningkatkan risiko seseorang terkena diabetes, penyakit jantung, stroke, demensia (pikun) dan beberapa jenis kanker.

Risiko perut buncit akan muncul jika lemak yang bersembunyi di balik pinggang ukurannya lebih dari 40 inchi atau 101,6 cm pada pria dan lebih dari 35 inchi atau 88,9 cm pada wanita.

"Jika ukuran pinggang lebar, maka Anda seperti berada di ujung tebing yang kapan saja bisa jatuh," ujar George Blackburn, associate director divisi nutrisi di Harvard Medical School, seperti dilansir dari USAToday, Kamis (29/7/2010).

Dilansir dari Ehow, cara terbaik untuk menghilangkan perut buncit adalah:
  1. Perbanyak olahraga yang berfokus pada pembakaran lemak di perut seperti sit up, lari, bersepeda, senam, aerobik.
  2. Perbanyak sayur dan buah
  3. Mengurangi makan daging merah dan junk food
  4. Menghilangkan pemanis buatan dan makanan yang menyebabkan gas, seperti brokoli dan kubis.
  5. Hindari alkohol dan atasi stres dengan baik
  6. Cukup istirahat
Sumber: HealthDetik
Read On 1 komentar

ISI DARI OTAK REMAJA

21:58
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Darah Muda darahnya para remaja yang terkadang memiliki pemikiran dan tindakan yang tak bisa diduga oleh orangtua ataupun masyarakat. Karena itu tak ada salahnya untuk mengintip bagaimana isi dari otak remaja.

Pada orang dewasa, berbagai bagian dari otak bekerja sama untuk mengevaluasi pilihan-pilihan yang ada, membuat keputusan dan bertindak sesuai dengan situasi yang ada saat itu.

Tapi otak remaja tidak bekerja seperti itu, karena berbagai pusat di otak belum berkembang secara sempurna. Otak remaja masih memiliki kabel-kabel yang longgar sehingga sistem belum bekerja sempurna, yang pada gilirannya tidak tercipta kontrol yang baik.

Kontrol dari otak adalah korteks prefrontal, yaitu bagian dari otak yang berfungsi memberikan bentuk penilaian, mengontrol rangsangan dan juga emosi. Selain itu bagian dari otak ini juga membantu mengerti pemikiran orang lain.

Seperti dikutip dari Howstuffworks, Senin (26/7/2010) korteks prefrontal ini akan berkomunikasi dengan bagian lain dari otak melalui koneksi yang disebut dengan sinapsis. Dan para ilmuwan menuturkan pertumbuhan dari sinapsis ini lebih banyak terjadi di usia remaja.

Tapi jika terlalu banyak sinapsis, maka lebih banyak masalah yang akan datang belum tercipta pusat kontrol yang baik. Karenanya seseorang cenderung untuk mempertahankan komponen yang paling sering digunakan dan menyingkirkan sesuatu yang berlebihan.

Pada remaja proses pengurangan ini akan dimulai di bagian belakang otak dan nantinya akan bergerak ke depan, sehingga bagian korteks prefrontal yang menjadi bagian penting dalam pusat kontrol adalah yang terakhir di pangkas. Karenanya pusat kontrol ini belum terlalu sempurna pada saat seseorang remaja, dan kemungkinan baru akan berkembang sempurna saat mencapai usia 20-an tahun.

Jika seseorang tidak memiliki remote kontrol untuk memutuskan sesuatu di otak, maka orang akan menggunakan struktur bagian otak lain dan tentunya akan menjadi lebih sulit.

Remaja menggunakan bagian belakang otak untuk mengambil keputusan, sedangkan orang dewasa memprosesnya di lobus frontal (otak bagian depan). Karenanya orang dewasa bisa mengambil keputusan lebih cepat.

Selain itu, otak orang dewasa akan mendapatkan respons yang cepat jika melihat adanya kesalahan. Otak orang dewasa akan melihat kesalahan sebelum 80 milidetik berlalu, tapi pada otak remaja hal ini tidak akan terjadi sehingga remaja tidak melihat kesalahan tersebut.

Sementara itu bagian otak nucleus accumbens sudah berkembang dengan baik sejak remaja, yaitu daerah di otak yang mencari kesenangan dan reward. Aktivitas bagian otak ini akan lebih besar jika menerima imbalan atau kesenangan yang menengah dan besar.

Sumber: HealthDetik
Read On 1 komentar

3 Alasan Mengapa Harus Rajin Minum Air Putih

23:01
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Anda tentu tahu bahwa bibir kering, haus, atau kelelahan berkepanjangan, merupakan gejala dehidrasi. Jadi, mengapa Anda tak juga membiasakan diri untuk minum air putih? Padahal, saran untuk minum air putih 8 gelas sehari itu sudah kita dengar sejak di sekolah dasar.

Memang, terkadang minum air putih terasa membosankan. Padahal, jika Anda banyak minum air putih, ada tiga masalah yang bisa terselesaikan lho. Tidak hanya rasa haus semata, tetapi juga berat badan dan kondisi kesehatan secara umum. Apa saja itu?

1. Menambah energi
Kekurangan cairan dapat membuat perempuan menjadi kelelahan. Menurut penelitian, meminum air selama latihan dapat membantu seseorang untuk menjalani latihan dengan lebih prima. Anda disarankan untuk menambah minum pada dua atau tiga jam sebelum melakukan aktivitas seperti pergi gym, berenang, maupun berbagai aktivitas lain yang membutuhkan banyak energi. Untuk memberikan rasa lain, tambahkan rasa lemon, mint, ataupun buah beku, pada air putih.

2. Berhenti ngemil
Rasa lapar dapat saja disebabkan oleh rasa haus. Rasa haus tersebut kadang tersamarkan sehingga yang dirasakan adalah lapar. Minumlah air secara perlahan sepanjang hari untuk mengatasi rasa haus tersebut. Bila rajin minum, perut Anda terasa lebih kenyang sehingga Anda tak tergoda untuk mencari cemilan. Minum dapat juga dilakukan di sela-sela menyantap makanan, utama sehingga memberikan rasa kenyang lebih cepat.

3. Keuntungan untuk otak
Menurut penelitian dari European Journal of Neurology, seseorang yang memiliki penyakit migrain dapat mengurangi durasi dan intensitas sakit kepalanya dengan mengonsumsi enam gelas air setiap harinya.

Perlu diingat, dehidrasi dapat berkembang menjadi sesuatu yang serius seperti darah rendah dan detak jantung yang cepat. Jadi cairan sangat diperlukan untuk menghindari hal-hal tersebut. Apabila merasa bosan dengan air yang biasa diminum, cobalah alternatif penyegar untuk membuat variasi minuman Anda.

Sekarang gimana? masih malas minum air putihnya...semoga bermanfaat!

Sumber : Kompas.Com
Read On 3 komentar

POSISI TIDUR YANG SEHAT

20:41
img
(Foto: bbc)



Khaidirmuhaj.blogspot.com - Kebanyakan orang tidak mengubah posisi tidurnya karena sudah menjadi kebiasaan. Tapi terkadang orang merasa lelah, badan sakit atau capek ketika bangun tidur. Salah satu penyebabnya adalah posisi tidur yang tidak pas. Ketahui posisi tidur yang sehat untuk tubuh.

Posisi tidur tertentu memang diketahui lebih sehat daripada yang lain. Selain itu perubahan cara berbaring di tempat tidur juga turut berperan memberikan tubuh yang sakit ketika bangun di pagi hari.

Dikutip dari BBCNews, Selasa (27/7/2010) Profesor Chris Idzikowski, direktur dari Sleep Assessment and Advisory Service menuturkan ada beberapa posisi tidur, yaitu:

1. Posisi Janin
Yaitu meringkuk seperti posisi janin di dalam rahim. Posisi ini menggambarkan orang yang tangguh di luar tapi memiliki hati yang sensitif, biasanya akan malu-malu ketika baru pertama kali bertemu seseorang tapi cepat menjadi rileks.







2. Posisi Log
Yaitu berbaring di sisi dengan kedua lengan lurus di samping sisi. Posisi ini menggambarkan seseorang yang mudah bersosialisasi dan menjadi bagian dalam kerumunan orang, tapi gampang percaya dengan orang asing sehingga mudah tertipu.







3. Posisi Yearner
Yaitu berbaring ke salah satu sisi dengan kedua tangan terbuka ke depan. Posisi ini menggambarkan seseorang memiliki sifat terbuka, tapi bisa menjadi orang yang curiga dan sinis. Selain itu pada umumnya lambat mengambil keputusan, tapi tidak pernah mengubah keputusan yang sudah dibuatnya.







4. Posisi Tentara
Yaitu berbaring dengan punggung atau terlentang dengan kedua lengan menempel di sisi. Posisi ini menggambarkan seseorang yang pendiam dan tenang, tidak suka keributan, bisa mengatur dirinya sendiri dan memiliki standar yang tinggi.







5. Posisi Terjun Bebas
Yaitu badan tertelungkup dengan posisi tangan berada di sekitar bantal dan kepala berpaling ke satu sisi. Posisi ini menggambarkan orang yang suka bergaul, ceroboh, berani, tidak suka kritik atau situasi yang ekstrim.







6. Posisi Bintang Laut
Yaitu berbaring dengan punggung (terlentang) dengan kedua tangan berada di sekitar bantal. Posisi ini menggambarkan seseorang yang selalu siap mendengarkan orang lain, suka menawarkan bantuan tapi tidak suka menjadi pusat perhatian.







Selain itu Profesor Idzikowski juga memeriksa berbagai pengaruh posisi tidur terhadap kesehatan orang tersebut.

Diungkapkan bahwa posisi tidur yang sehat adalah posisi janin, karena dapat menjaga ketegangan dari tulang punggung sehingga seseorang akan bangun di pagi hari dengan lebih nyaman.

Sementara itu posisi bintang laut dan tentara cenderung menyebabkan orang tidur mendengkur dan mendapatkan tidur malam yang buruk.

"Kedua posisi tubuh tersebut memang belum tentu membuat seseorang terbangun, tapi bisa menyebabkan seseorang tidak akan segar saat bangun di pagi harinya dan terkadang menimbulkan sakit," ungkapnya.

Selain posisi tidur ada juga hal-hal lain yang dapat mempengaruhi kualitas tidur seseorang, yaitu tempat tidur yang digunakan dan juga suhu di kamar tidur. Karena suhu yang terlalu panas atau terlalu dingin akan mengganggu waktu tidur seseorang. Memiliki kualitas tidur yang baik akan sangat mempengaruhi produktivitas seseorang.

Hasil penelitian ini juga menemukan bahwa kebanyakan orang tidak mengubah posisi tidurnya dan hanya sekitar 5 persen responden saja yang memiliki posisi tidur berbeda-beda setiap malamnya.

bagaimana dengan anda apakah tidur anda sudah berada di posisi yg pas dan benar...
Semoga artikel ini bermanfaat!

Sumber : HealtDetik
Read On 1 komentar

Memahami Arti Mimpi

11:30
Khaidirmuhaj.blogspot.com — Mimpi sering kali menemani tidur kita. Dia datang tanpa diundang dan sering kali pergi tanpa berbekas. Namun, mengapa manusia kerap bermimpi? Apakah arti mimpi sesungguhnya?

Sigmund Freud sejak lama melihat pentingnya mimpi, yakni sebagai jalan untuk masuk ke alam bawah sadar kita. Dari mimpi-mimpi itulah berbagai keinginan, ketakutan, hingga perasaan yang tak mau diakui bisa dianalisis.

Sementara itu, teori lain menyebutkan bahwa mimpi adalah bunga tidur alias bagian dari siklus tidur. Mimpi sering kali terjadi pada fase tidur rapid eye movement (REM). Pada fase tidur ini, beberapa fungsi otak akan beristirahat, sementara area lain tetap aktif. Para ahli pendukung teori ini menyatakan, mimpi berfungsi mengisi kembali senyawa kimia otak, seperti neurotransmitter.

Deirdre Barret, psikolog dari Harvard University, baru-baru ini menyampaikan teorinya tentang makna mimpi dalam kehidupan manusia. Menurutnya, tujuan utama dari mimpi adalah pencarian solusi atas masalah-masalah yang mengganggu saat manusia terjaga.

"Mimpi memiliki tingkat visual yang tinggi, bahkan logis sehingga bisa dikategorikan sebagai sebuah pemikiran yang 'out of the box' yang dibutuhkan untuk memecahkan masalah," urainya dalam diskusi di ajang Association for Psychological Science.

Menurutnya, mimpi adalah sebuah bentuk kegiatan berpikir, tetapi berbeda dengan saat mata kita terbuka. "Apa pun situasinya, baik itu saat sadar maupun tidur, kita masih bekerja dalam masalah yang sama. Mimpi membantu otak kita menemukan solusi," katanya.

Ia juga mengaitkan mimpi dengan teori evolusi. Menurutnya, segala hal yang bertahan begitu lama dalam sejarah evolusi, seperti tidur REM, pasti memiliki fungsi penting. Fase tidur REM sendiri telah ada sejak jutaan tahun lalu, yakni sejak evolusi mamalia 220 juta tahun silam.

"Mimpi dan tidur REM merupakan waktu tambahan untuk berpikir sehingga manusia bisa memecahkan masalahnya," katanya.

Sumber: Kompas.com
Read On 5 komentar

5 Fakta Penting tentang HIV/AIDS

23:14

Khaidirmuhaj.blogspot.com - Penyeberan HIV/AIDS kian mengkhawatirkan saja. WHO melansir jumlah terbaru pengguna obat AIDS yang terus bertambah hingga berkali-kali lipat.

Agar bebas penyakit, Anda harus mengetahui fakta menarik tentang HIV/AIDS. Di antaranya:

1. HIV tidak pandang bulu

Sejak epidemi HIV dimulai 20 tahun lalu, stereotipe yang beredar di masyarakat tentang penderita HIV yaitu para gay, pemakai narkoba dan para pekerja seks komersial-lah yang mendapat label tersebut. Faktanya, semua orang bisa terkena HIV, dari usia tua, muda, kaya, miskin, wanita, pria, maupun anak-anak dan dari berbagai macam profesi.

2. Seks oral tak seaman yang dipikir

Oral seks sering kali dianggap sebagai cara "aman" melakukan hubungan seksual. Faktanya, berdasar penelitian, cairan tubuh yang terinfeksi seperti semen dan sekresi vagina yang mengandung konsentrasi virus HIV tinggi bisa memasuki aliran darah melalui membran mukosa mulut.

3. Jangan cuma khawatir hamil

Banyak remaja percaya, satu-satunya risiko berhubungan seks tanpa proteksi adalah kehamilan. Karena itu dipakailah pil KB, oral seks dan ejakulasi di luar demi mencegah kehamilan. Padahal, banyak hal yang harus dikhawatirkan selain kehamilan yakni adanya penyakit menular seksual (PMS) seperti sifilis, herpes, termasuk HIV yang bisa mengancam kehidupan.

4. Kadang orang tidak mengatakan sesungguhnya dan kita tidak tahu kenyataannya

Coba Anda pikir sejenak kalimat di atas. Berapa banyak orang yang mengakui bahwa mereka menderita HIV/AIDS jika ditanya oleh pasangan barunya? Berapa banyak orang yang mengakui kehidupan seksual mereka ketika mereka baru mengenal seseorang? Berapa banyak orang yang benar-benar mengetahui status HIV mereka dan status kesehatan orang-orang yang bersama mereka sebelumnya? Sebuah pernyataan "partner saya tidak mengidap HIV" hanya bisa diterima jika disertai dengan bukti nyata tes HIV negatif. Tanyalah dengan jelas status HIV mereka dan mintalah mereka melakukan tes sebagai bukti.

5. Belum ada obat untuk si pembunuh

Meski orang dengan HIV/AIDS (ODHA) bisa hidup lebih lama berkat obat antiretroviral, obat ini tidak menyembuhkan. Kalau pun obat-obat ini melindungi dari infeksi opportunistik ini bukanlah "jalan pintas" dari infeksi HIV. Ot ini bahkan menyebabkan efek samping seperti diare, kelelahan berlebihan, kemerahan, mual dan muntah.
(Koran SI/Koran SI/tty)
Sumber: Okezone


Read On 0 komentar

PERAN PPNI DALAM PRAKTEK PROFESIONAL

20:11
I. PENDAHULUAN

PPNI sebagai organisasi profesi keperawatan yang berkewajiban untuk
mengendalikan mutu pelayanan / asuhan keperawatan melalui fungsi yang diemban
PPNI. Dalam hal ini PPNI sebagai organisasi profesi keperawatan harus tanggap
terhadap tuntutan perubahan yang berpandangan ke masa depan, sehingga dapat :
1. Meramalkan perkembangan yang akan datang.
2. Mengingatkan sedini mungkin tentang ancaman atau peluangdi masa depan.
3. Memacu proses belajar, berfikir imajinatif dan merancang masa depan yang
diinginkan.
4. Menggali berbagai alternatif yang paling menguntungkan.
5. Mendukung pengembangan kebijakan strategik.

Sedangkan praktek keperawatan adalah tindakan mandiri keperawatan profesional
melalui kerjasama dalam bentuk kolaborasi dengan klien dan tenaga kesehatan
lainnya dalam memberikan asuhan keperawatan sesui lingkup wewenang dan
tanggung jawabnya.
Praktek keperawatan sebagai tindakan keperawatan profesional menggunakan
pengetahuan teoritik yang mantap dan kokoh dari berbagai ilmu dasar ( biologi,




Menurut International Council of Nurse ( ICN ), keperawatan mempunyai fungsi

unik ; membantu seseorang dalam keadaan sakit maupun sehat dalam pelaksanaan
berbagai kegiatan yang mendukung kesehatan atau penyembuhan bahkan untuk
meninggal dunia dengan tenang yang seseorang dapat melakukannya tanpa bantuan
apabila ia mempunyai kekuatan, kemauan atau pengetahuan.

II. KARAKTERISTIK ORGANISASI PROFESI
Sebagai asosiasi profesi para anggota PPNI selayaknya memiliki karakteristik
profesional dan melaksanakan fungsi organisasi.
Karakteristik profesi adalah :
1. Mendapatkan profesi berdasarkan standar pendidikan yang ditetapkan serta
diatur atau dikendalikan oleh asosiasi keperawatan.
2. Pendidikan profesi mencakup kematangan profesional melalui pengalaman
bersosialisasi.
3. Perawat harus memiliki ijin praktek yang direkomendasikan atau dikeluarkan
oleh konsil keperawatan.
4. Konsil keperawatan terdiri dari anggota lembaga profesi keperawatan.
5. Peraturan yang ditujukan untuk perawat dan keperawatan harus disusun oleh
anggota asosiasi profesi keperawatan.
6. Tugas profesi tidak hanya ditujukan untuk mendapatkan uang, tetapi juga untuk
memperoleh kemandirian dan penghargaan berdasarkan kemampuan profesional
dan sesuai dengan kode etik ( Kelly and Joel, 1995 ).

III. FUNGSI ORGANISASI PPNI
Sebagai organisasi profesi, PPNI diharapkan untuk melaksanakan fungsinya. Yaitu
bertindak sebagai wadah profesional bagi perawat, mengatur dan mengendalikan
mutu kinerja perawat, meliputi kompetensi profesional dan berperilaku berdasarkan
kaidah eti dan tanggung jawab moral tinggi, serta terlibat aktif dalam pengembangan
dan pendidikan berlanjut ( Jones and Beck, 1996 ).
Fungsi ini di implementasikan melalui berbagai kegiatan antara lain :
1. Menyusun standar praktek dan pendidikan keperawatan.
2. Menyusun kode etik yang mengatur tindakan dan perilaku perawat.
3. Menginisasi dan mempengaruhi legislasi, kebijakan kesehatan nasional dan
internasional.
4. Mendukung penelitian dan evaluasi keperawatan.
5. Berperan sebagai pusat informasi keperawatan dan mendesiminasikannya.
6. Meningkatkan dan memproteksi kesejahteraan perawat.
7. Menunjukan kepemimpinan dalam keperawatan nasional dan internasional.
8. Memberikan kesempatan bagi perawat untuk mengembangkan kemampuan
profesionalmelalui pendidikan keperawatan berlanjut.
9. Memastikan collective bergaining bagi perawat.
10. Memelihara komunikasi dengan anggota melalui publikasi resmi.
11. Berperan aktif sebagai perwalian (advokat ) konsumer.
12. Mewakili dan berbicara atas nama profesi keperawatan dengan tenaga kesehatan
lain, organisasi nasional dan internasional, lembaga pemerintah dan badan
pemerintahan.

IV. PERAN ORGANISASI PPNI
Langkah – langkah yang perlu dilakukan PPNI untuk berperan lebih optimal dalam
penerapan legislasi keperawatan dan model praktek keperawatan profesional, antara
lain dengan :
1. Memandang profesi keperawatan dengan penuh kebanggan dan percaya diri
karena sebagai pemberi pelayanan kesehatan masyarakat, profesi keperawatan
memiliki peran, fungsi dan kompetensi yang unik.
2. Bertanggung gugat ( accountable ) dan berorientasi pada hasil, kita tidak perlu
banyak biara tanpa menghasilkan sesuatu yang berarti dan menerima fungsi
advokasi sebagai kegiatan keperawatan yang mutlak dan tidak bisa ditawar.
3. Bertindak pro aktif, konstruktif dengan usulan – usulan yang rinci dan dapat
dipertanggung jawabkan dalam memberikan masukan untuk pengambilan
keputusan tentang kebijakan nasional.
4. Berpegang pada konsep bahwa profesi keperawatan merupakan karir seumur
hidup bukan pekerjaan ( job ) an proaktif dalam menjalin kerjasama, kemitraan,
pendekatan multi disiplin dan aliansi strategik secara nasional dan internasional.
5. Menjalin dan mempertahankan kompetensi profesional termasuk kemampuan
untuk berfikir dan bertindak secara strategik, menggunakan pengaruh secara
bijaksana, dan mengelola perubahan, bukan sebaliknya, serta memberlakukan
sistem regulasi untuk pendidikan dan praktek keperawatan.

6. Meningkatkan kemampuan dan kegiatan penelitian untuk menyelesaikan masalah
keperawatan serta menghasilkan IPTEK baru, dan berpegang pada riset sebagai
landasan praktek dan melakukan praktek keperawatan profesional sebagai mitra
dari profesi lain.
7. Mendukung perkembangan data dan informasi keperawatan. Suatu upaya
pengembangan hanya dapat dilakukan jika didukung oleh data dan informasi
yang adekuat dan akurat.
8. Memberdayakan PPNI dengan memantapkan manajemen organisasi dan
meningkatkan kompetensi anggota dan terus meningkatkan kepemimpinan dan
alih kemampuan.
9. Menggalang dan selalu menunjukan persatuan dan membudayakan peer review.

V. KESIMPULAN
Keberhasilan PPNI untuk memaksimalkan peran organisasi dalam praktek
profesional sangat tergantung pada pilihan kita, masyarakat keperawatan dalam
bersikaf, bukan hanya mengurus PPNI saja.
Pertama ; Apakah kita memilih untuk menolak perubahan dan terus tergantung pada
apa yang kita ketahui dan terus bersikaf negatif dan reaktif., tetapi terus mengeluh
tanpa upaya nyata untuk mengubah keadaan dan memanfaatkan peluang.
Kedua ; Bersikaf positif, proaktif dan jelas tentang tujuan dan strategi yang kita pilih,
bagaimana kita berkontribusi dan bagaimana kita menyampaikannya kepada pihak
yang berkepentingan dengan pelayanan keperawatan.

DAFTAR PUSTAKA
Achir Yani S. Hamid, DN Sc. Tahun 2000. Peran PPNI dalam ( mempersiapkan )
Penerapan Legislasi Keperawatan dan Model Keperawatan Profesional di Indonesia.

Format PDF Download dari Ziddu atau Download Dari 4shared
Read On 1 komentar

KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN

13:41
Khaidirmuhaj.blogspot.com -  Untuk memastikan bahwa staf keperawatan melaksanakan tugasnya dengan baik, manajer keperawatan harus mampu memimpin, meminta, meyakinkan, mendesak dan membujuk stafnya untuk melakukan apa yang seharusnya dikerjakan, tidak bergantung kepada kapan meraka mau melakukannya tetapi pada kapan klien dan rekan kerja memerlukan bantuan mereka, tidak berdasarkan atas kesukaan mereka tetapi pada apa yang seharusnya dilakukan demi tercapainya tujuan asuhan keperawatan. 

Kepemimpinan dalam keperawatan merupakan penerapan pengaruh dan bimbingan yang ditujukan kepada semua staf keperawatan untuk menciptakan kepercayaan dan ketaatan sehingga timbul kesediaan  melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan bersama secara efektif dan efisien

A. PENGERTIAN KEPEMIMPINAN  

Beberapa ahli mengungkapkan pengertian kepemimpinan sebagai berikut:

1) Kepemimpinan adalah kemampuan membuat seseorang mengerjakan apa yang tidak ingin mereka lakukan dan menyukainya (Truman, dikutip dari Gillies, 1996).

2) Kepemimpinan merupakan penggunaan keterampilan mempengaruhi orang lain untuk melaksanakan sesuatu dengan sebaik-baiknya sesuai dengan kemampuannya (Sullivan dan Decleur, 1989).

3) Kepemimpinan adalah serangkaian kegiatan untuk mempengaruhi anggota kelompok bergerak menuju pencapaian tujuan yang ditentukan (Baily, Lancoster dan Lancoster, 1989)

4) Kepemimpinan adalah sebuah hubungan dimana satu pihak memiliki kemampuan yang lebih besar untuk mempengaruhi perilaku pihak lain yang didasarkan pada perbedaan kekuasaan antara pihak-pihak tersebut (Gillies, 1996).

Berdasarkan berbagai pendapat di atas dapat disimpulkan bahwa:
1.          Kepemimpinan merupakan kemampuan mengarahkan, membimbing dan mempengaruhi perilaku orang lain.
2.          Kepemimpinan diperlukan untuk mencapai tujuan organisasi.
3.          Kepemimpinan dapat berjalan bila ada perbedaan kekuasaan atau wewenang antara pemimpin dan anggota organisasi yang dipimpinnya.

B.       TEORI KEPEMIMPINAN

1.          Teori Bakat
Teori ini menyatakan bahwa seseorang dilahirkan dengan bakat pimpinan yang tidak dapat dipelajari. Kemampuan seorang pemimpin ditentukan oleh bakat, intelegensi, stabilitas emosi dan kebugaran fisik.
2.           Teori Perilaku
Douglas Mc Gregor mengemukakan bahwa para pimpinan organisasi birokratis menganut asumsi tentang sifat alami manusia yang oleh Mc Gregor disebut Teori X. Asumsi tersebut adalah:
1)          Rata-rata individu memiliki ketidaksukaan pada pekerjaan dan akan menghindarinya sewaktu ada kesempatan.
2)          Rata-rata individu memilih diarahkan dengan harapan menghidari tanggung jawab dan lebih tertarik kepada insentif materi daripada prestasi diri.
3)          Karena manusia tidak menyukai pekerjaan, mereka harus dikendalikan, diancam dan dipaksa untuk mengerahkan usaha yang cukup untuk mencapai tujuan organisai.
Mc Gregor mempertanyakan asumsi tersebut dengan mengajukan asumsi yang berbeda (Teori Y) agar dapat mendorong pekerja untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya secara utuh. Asumsi teori Y adalah:
1)          Pengeluaran usaha fisik dan mental dalam bekerja harus seimbang dengan istirahat atau hiburan.
2)          Manusia akan membiasakan kontrol diri dan mengarahkan diri untuk mencapai tujuan-tujuan yang dipatuhinya secara pribadi.
3)          Rata-rata individu belajar di bawah kondisi yang sesuai untuk mencari dan menerima tanggung jawab.
4)          Kapasitas untuk menerapkan imajinasi dan kreatifitas terhadap pemecahan masalah-masalah organisasi secara lebih luas terbagi di antara para pekerja.

C.       GAYA KEPEMIMPINAN

Gaya kepemimpinan dapat diartikan sebagai penampilan atau karakteristik khusus  dari  suatu  bentuk  kepemimpinan  (Follet,  1940;  dikutip  dari  Gillies, 1996). Ada 4 (empat) gaya kepemimpinan yang telah dikenal yaitu: otokratis, demokratis, partisipatif dan laissez faire (Gillies, 1996).

1.          Gaya Kepemimpinan Otokratis:
Gaya kepemimpinan otokratis adalah gaya kepemimpinan yang menggunakan kekuatan jabatan dan kekuatan pribadi secara otoriter, melakukan sendiri semua perencanaan tujuan dan pembuatan keputusan dan memotivasi bawahan dengan cara paksaan, sanjungan, kesalahan dan penghargaan untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan.

2.          Gaya Kepemimpinan Demokratis:
Gaya kepemimpinan demokratis adalah gaya seorang pemimpin yang menghargai karakteristik dan kemampuan yang dimiliki oleh setiap anggota organisasi.  Pemimpin yang demokratis menggunakan kekuatan jabatan dan kekuatan pribadi untuk menggali dan mengolah gagasan bawahan dan memotivasi mereka untuk mencapai tujuan bersama.

3.          Gaya Kepemimpinan Partisipatif:
Gaya kepemimpinan partisipatif adalah gabungan bersama antara gaya kepemimpinan otoriter dan demokratis dengan cara mengajukan masalah dan mengusulkan tindakan pemecahannya kemudian mengundang kritikan, usul dan saran bawahan. Dengan mempertimbangkan masukan tersebut, pimpinan selanjutnya menetapkan keputusan final tentang apa yang harus dilakukan bawahannya untuk memecahkan masalah yang ada.

4.          Gaya Kepemimpinan Laisses Faire:
Gaya kepemimpinan laisses faire dapat diartikan sebagai gaya “membiarkan” bawahan melakukan sendiri apa yang ingin dilakukannya. Dalam hal ini, pemimpin melepaskan tanggung jawabnya, meninggalkan bawahan tanpa arah, supervisi atau koordinasi sehingga terpaksa mereka merencanakan, melakukan dan menilai pekerjaan yang menurut mereka tepat.

Selanjutnya dapat dikemukan bahwa keempat gaya kepemimpinan di atas memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Setiap gaya kepemimpinan bisa efektif dalam situasi tertentu tetapi tidak efektif dalam situasi lainya (Tannenbaum dan Schmit, 1973; dikutif dari Gillies, 1996). Faktor yang menetukan efektifitas gaya kepemimpinan secara situasional meliputi: kesulitan atau kompleksitas tugas yang diberikan, waktu yang tersedia untuk menyelesaikan tugas, ukuran unit organisasi, pola komunikasi dalam organisasi, latar belakang pendidikan dan pengalaman pegawai, kebutuhan pegawai dan kepribadian pemimpin (Gillies, 1996).

D.       PEMIMPIN YANG EFEKTIF

Tidak ada gaya atau karakteristik kepemimpinan yang dpat dikatakan efektif tanpa mempetimbangkan situasi kultural, situasi kerja dan kebutuhan pekerja yang terus-menerus berubah dari waktu ke waktu. Karakteristik kepemimpinan yang efektif dikemukan oleh beberapa ahli sebagai berikut:
1.     Fiedler (1977),  dikutif dari Gillies (1996) menyatakan bahwa kepemimpinan dapat berjalan efektif bila:
1)          Kepemimpinan berganti dari satu orang ke orang lain dan berganti dari satu gaya ke gaya lainnya seiring dengan terjadinya perubahan situasi kerja.
2)          Pemimpin sebaiknya berasal dari anggota kelompok kerja, mengenal situasi kerja dan memiliki kemampuan yang lebih tinggi dibanding anggota kelompok kerja lainnya.

2.          Bennis menyatakan bahwa pemimpin yang efektif adalah pemimpin yang memenuhi karakteristik sebagai berikut:
1)          Mempunyai pengetahuan yang luas dan kompleks tentang sistem manusia.
2)          Menerapkan pengetahuan tentang pengembangan dan pembinaan bawahan.
3)          Mempunyai kempuan menjalin hubungan antar manusia.
4)          Mempunyai sekelompok nilai dan kemampuan yang memungkinkan untuk mengenal orang lain dengan baik.

3.          Swanburg (1990) menyatakan bahwa karakteristik pemimpin yang efektif adalah sebagai berikut:
1)          Intelegensi (pengetahuan, pendapat, keputusan, berbicara)
2)          Kepribadian (mudah adaptasi, waspada, kreatif, kerjasama, integritas pribadi yang baik, keseimbangan emosi dan tidak ketergantungan kepada orang lain)
3)          Kemapuan (bekerjasama, hubungan antar manusia dan partisipasi sosial).

E.       HUBUNGAN KEPEMIMPINAN DAN KEKUASAAN

Kepemimpinan dan kekuasaan adalah dua hal yang berbeda tetapi tidak dapat dipisahkan antara satu dengan lainnya. Kepemimpinan dapat dijalankan hanya bila pada diri pemimpin terdapat kekuasaan karena jabatan yang diembannya dan penerimaan atau pengakuan bawahan atas perannya sebagai pemimpin (Gillies, 1996). Kekuasaan seorang pemimpin dapat diuraikan sebagai berikut:
1.          Reward power atau kekuasaan memberikan penghargaan terhadap bawahan baik berupa insentif material, memenuhi permintaan rotasi tugas atau kesempatan untuk mengikuti program pengembangan staf.
2.          Coecieve power atau kekuasaan untuk menerapkan perintah atau hukuman secara paksa kepada bawahan berupa penurunan atau penundaan kenaikan pangkat, skorsing maupun pemecatan.
3.          Referent power merupakan kemampuanan untuk menjadi panutan bawahan sehingga dapat menimbulkan kebanggaan dan upaya bawahan untuk mengidentifikasikan diri sesuai dengan pemimpinnya.
4.          Expert power merupakan kemampuan untuk meyakinkan, membimbing dan mengarahkan bawahan berdasarkan keahlian yang dimiliki seorang pemimpin.
Ruang lingkup atau batasan kekuasaan yang secara tegas ditentukan dalam jabatan tertentu dapat disebut wewenang.   

F.                 PENERAPAN KEPEMIMPINAN DALAM KEPERAWATAN

Menurut Kron (1981), ruang lingkup kegiatan kepemimpinan dalam keperawatan meliputi:
1.          Perencanaan dan pengorganisasian
2.          Membuat penugasan dan memberi pengarahan
3.          Pemberian bimbingan
4.          Mendorong kerjasama dan partisipatif
5.          Kegiatan koordinasi
6.          Evaluasi hasil kerja.


DAFTAR PUSTAKA

  1. Gillies, DA. (1996), Manajemen Keperawatan, suatu Pendekatan Sistem; W.B. Saunders Company, Philadephia.

Lancoster, J. dan Lancoster, W. (1982), Change Agent as Leaders in Nursing; CV. Mosby Company, St. Louis. 

Christina S.I. (1990), Pengantar Manajemen Keperawatan; Akper Padjajaran Bandung (tidak dipublikasikan).

Prayitno, S. (1997),  Dasar-dasar Administrasi Kesehatan Masyarakat; Airlangga University Press, Surabaya.





Read On 0 komentar

Bayi 6-12 Bulan Jangan Diberi Garam, Gula dan Buah Manis

23:27
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Setelah si kecil berusia 6 bulan, maka asupan nutrisinya tidak hanya dari ASI tapi juga ditambah dengan makanan pendamping ASI (MPASI). Tapi sebaikya ibu tidak memberikan gula, garam dan buah yang terlalu manis pada bayi usia 6 bulan sampai 1 tahun.

Makanan yang sehat penting untuk pertumbuhan fisik dan kecerdasan anak, karena itu asupan makanan ini harus sesuai dalam hal kualitas dan kuantitasnya.

Untuk memenuhi nutrisi anak, maka sebaiknya ibu menggunakan bahan yang segar sehingga anak mendapatkan vitamin dan mineral yang optimal. Jangan anggap enteng bayi usia 6-12 bulan karena itu adalah masa kritis yang menentukan kebiasaan makan seterusnya hingga dewasa.

"Usia 6-12 tahun adalah masa kritis dalam menentukan pola makan anak nantinya. Karena itu sebaiknya orangtua memberikan makan pada anaknya secara bervariasi, tanpa paksaan, tidak terlalu manis dan jangan ditambahkan garam," ujar Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK dalam acara 'Temu Media Philips Avent' dengan tema berbagai tips menjadi orangtua sukses dalam kesibukan sehari-hari di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (7/7/2010).

Dr Fiastuti menambahkan tidak ada satu makanan pun yang sempurna, dalam arti mencukupi semua kebutuhan nutrisi anak. Sehingga jika anak ingin mendapatkan asupan nutrisi yang tepat, makanan yang diberikan juga harus bervariasi.

Kenapa bayi jangan diberi garam, gula dan buah yang terlalu manis?

"Jika bayi sudah diberi garam dan gula dalam makanannya, maka bayi akan terbiasa mendapatkan rasa yang lebih enak dibandingkan dengan makanan murni lainnya. Efeknya, bayi tidak mau makan kalau makanan tersebut tidak manis atau gurih," ungkap dokter kelahiran Jogjakarta 56 tahun silam.

Maka itu bayi berusia di bawah 1 tahun, sebaiknya tidak diberikan buah yang terlalu manis, seperti sawo atau nangka karena rasa manisnya yang terlalu tinggi. Tapi berikan buah apel, pir, pepaya atau buah lain yang tidak terlalu manis.

Karena jika anak sudah biasa diberikan makanan manis, nantinya anak hanya mau makan makanan yang manis. Sehingga akan susah menyuruhnya mengonsumsi sayur karena sayuran cenderung memiliki rasa hambar.

"Ada yang bilang sebaiknya memberi sayuran dulu baru buah, tapi kalau menurut saya dikombinasikan antara buah dan sayur juga bisa," ujar dokter dari 3 orang anak ini.

Anak usia di bawah 1 tahun adalah masa untuk mengenal berbagai macam rasa dari buah, sayur dan makanan lainnya. Sehingga jika dari kecil anak sudah diberi makanan yang gurih dan manis, maka nantinya anak punya kebiasaan memilih-milih makanan yang dikonsumsinya, rasa manis dan gurihlah yang jadi pilihan.

"Kunci untuk menentukan pola makan anak adalah pada usia 6-12 bulan. Kalau sejak usia tersebut sudah diberi Nugget, makanan yang gurih dan kaya lemak, maka sudah pasti anak tersebut tidak akan suka dengan sayur dan buah," imbuhnya.

Selain garam dan gula, bayi di bawah usia 1 tahun juga sebaiknya tidak diberikan madu, karena berisiko mengandung bakteri Clostridium yang bisa menyebabkan botulisme. Makanan lain yang dihindari adalah kacang-kacangan dan juga susu sapi, hal ini karena bisa memicu timbulnya alergi.

Usahakan untuk menunggu hasilnya hingga 4 hari ketika memperkenalkan makanan baru pada bayi. Hal ini untuk memudahkan orangtua melihat apakah bayi memiliki reaksi alergi tertentu terhadap makanan tersebut atau tidak.

Selain untuk memenuhi kebutuhan nutrisi bayi, makanan pendamping ASI ini juga memiliki tujuan merangsang keterampilan makan anak terutama keterampilan motorik oral serta merangsang rasa percaya diri anak karena tidak mungkin anak menyusu terus sampai besar.

Tapi sekali lagi berikan makanan yang bervariasi seperti buah-buahan yang tidak terlalu manis, sayuran, dan masakan yang tidak terlalu banyak garam.
Semoga Bermanfaat !

Sumber: DetikHealth
Read On 0 komentar

Kenali Gejala Depresi Pada Anak

22:51

Khaidirmuhaj.blogspot.com - Depresi kerap terjadi pada orang dewasa yang mengalami tekanan atau beban pikiran berlebih. Tapi bukan berarti depresi tak bisa terjadi pada anak-anak. Apa saja gejala depresi pada anak?
"Depresi bukanlah penyakit normal yang terjadi pada anak-anak, tetapi memang bisa saja terjadi," ujar Robert L. Hendren, D.O., mantan presiden American Academy of Child and Adolescent Psychiatry (AACAP), seperti dilansir dari CNN, Rabu (7/7/2010).

AACAP memperkirakan depresi terjadi pada sekitar 1 dari 20 anak-anak dan remaja. Paling tidak, dalam sebuah kelas di sekolah ada sekitar 1 atau 2 anak yang mengalami depresi.

"Depresi klinis seperti awan gelap yang berkumpul di atas kepala anak, dan sering menimbulkan perasaan yang murung, lekas marah, dan kehilangan minat," jelas Dr Hendren, yang juga direktur psikiatri anak dan remaja di University of California, San Francisco.






Sebuah studi menunjukkan bahwa 25 persen dari anak-anak yang memiliki orangtua yang menderita depresi, juga akan mengalami depresi. Jika kedua orangtuanya (ayah dan ibu) mengalami depresi, maka risiko akan meningkat menjadi sekitar 75 persen.

Ilmuwan tidak benar-benar percaya dengan alasan ini, tapi salah satu teori berpendapat bahwa anak-anak memiliki kerentanan genetik, yang kemudian diperburuk oleh stres lingkungan.





"Sekitar 40 persen anak-anak dan remaja dengan depresi juga memiliki gangguan kecemasan seperti gangguan obsesif-kompulsif (OCD), dan sekitar 1 dari 4 memiliki gangguan hiperaktif (ADHD)," ujar Dr Fassler, profesor psikiatri klinis di Universitas Vermont.

Menurut Fassler, gejala-gejala depresi pada anak adalah sebagai berikut:

  1. Merasa bosan, tidak berenergi dan mengalami masalah konsentrasi
  2. Kehilangan minat dan ketertarikan pada kegiatan yang biasa disukainya
  3. Mudah tersinggung dan cenderung untuk mengamuk
  4. Mengalami masalah di sekolah atau sering bolos
  5. Sering mengeluh sakit kepala, sakit perut atau sakit lainnya
  6. Kurang nafsu makan karena merasa semua makanan tidak enak, atau makan berlebihan karena mencoba menenangkan diri
  7. Mengalami gangguan tidur atau tidur terlalu banyak, yang terjadi setiap hari
  8. Mengalami kesulitan menjalin hubungan dengan orang lain
  9. Tertarik dengan kematian yang tidak biasa
Sumber: DetikHealth
Read On 1 komentar

Menyimpan Makanan Bayi yang Aman

22:42
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Orangtua yang sibuk seringkali bingung menyiapkan makan untuk bayinya sehingga banyak pilihan jatuh pada makanan siap pakai. Padahal tidak sulit lho menyiapkan dan menyimpan makanan untuk bayi.

Selama ini banyak orangtua membuat makanan untuk sekali konsumsi yang bikin repot dan tidak punya waktu luang untuk mengerjakan hal-hal lainnya.

Jika orangtua tahu cara menyimpan makanan yang tepat untuk anak, maka orangtua tetap bisa beraktivitas atau bekerja seperti biasanya.

"Orangtua bisa mengolah makanan sekaligus, misalnya untuk 1-2 hari dengan disimpan di kulkas dan dihangatkan kembali saat akan dikonsumsi oleh bayi," ujar Dr. Fiastuti Witjaksono, MSc, MS, SpGK dalam acara 'Temu Media Philips Avent' dengan tema berbagai tips menjadi orangtua sukses dalam kesibukan sehari-hari di Hotel Gran Melia, Jakarta, Rabu (7/7/2010).

Dr Fiastuti memberikan contoh misalnya dengan membuat puree apel, orangtua bisa mengupas apel lalu mengukus sampai empuk dengan sedikit air. Jika sudah dingin apel tersebut bisa diblender dengan air matang sampai halus. Setelah dingin masukkan ke dalam wadah kecil-kecil yang cukup untuk satu porsi, lalu disimpan di kulkas.

Nah, makanan yang disimpan di kulkas jika sudah dimakan dan tidak habis jangan dimasukkan lagi ke klukas. Prinsipnya makanan sisa tidak boleh lagi dikonsumsi atau dimasukkan kulkas. Maka itu, masukkan makanan dalam wadah-wadah kecil untuk satu porsi.

"Jangan menyimpan makanan di dalam wadah besar, lalu mengambilnya sedikit demi sedikit setiap kali anak mau makan dan menyimpannya kembali. Sebaiknya simpan dalam wadah untuk satu porsi, jika tidak habis tidak boleh disimpan lagi di dalam kulkas tapi sebaiknya dibuang," ungkapnya.

Makanan ini bisa diganti dengan ubi, labu, brokoli, pisang, pir atau buah dan sayuran lainnya. Sebaiknya, orangtua membuat makanan sendiri untuk anaknya sehingga bisa tahu dengan pasti nutrisi apa saja yang diberikan untuk buah hatinya dan tidak perlu tambahan vitamin dari luar lagi.

Namun jika orangtua ingin memberikan jus untuk anaknya, sebaiknya diberikan langsung atau fresh karena minuman ini tidak hanya mengandung serat, tapi juga vitamin, mineral dan microchemical lainnya. Jika terlalu lama kontak dengan cahaya atau udara bisa minuman jus teroksidasi.

"Misalnya vitamin C dan A sangat mudah teroksidasi, kalau mau disimpan harus di tempat yang kedap udara dan tidak terkena cahaya. Jadi kalau jus lebih baik diberikan langsung," ungkap dokter yang lulus dari FKUI pada tahun 1980 ini.

Orangtua adalah komandan yang tahu nutrisi apa saja yang harus diberikan pada anaknya. Jadi meskipun orangtua sibuk dengan pekerjaan, tapi tetap bisa memberikan asupan nutrisi yang tepat untuk buah hatinya.
semoga bermanfaat!

Sumber: DetikHealth
Read On 0 komentar

Tips mengatasi anak yang suka kekerasan

22:23
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Saat sedang bermain si kecil kadang suka memukul atau menyerang teman bermainnya. Kondisi ini membuat orangtua panik dan kaget. Bagaimana mengatasi kelakuan anak seperti ini?

Sifat agresif atau suka menyerang adalah bagian yang normal dari perkembangan anak. Hal ini dikarenakan keterampilan berbicaranya yang belum sempurna serta keinginan kuat untuk mandiri, membuat anak menggunakan tindakan fisik untuk mengungkapkan perasaannya.

"Beberapa tingkatan memukul dan menggigit masih menjadi hal yang normal, tapi orangtua harus memberitahu bahwa tindakan tersebut salah dan mengajarinya cara lain untuk mengungkapkan perasaannya," ujar Nadine Block, direktur eksekutif Center for Effective Discipline di Columbus, Ohio, seperti dikutip dari Babycenter, Kamis (8/7/2010).

Orangtua harus membantu anak mengendalikan dirinya agar bisa belajar bergaul atau bersosialisasi dengan yang lain.

Jika anak memukul atau menggigit anak lain, ada beberapa hal yang bisa dilakukan orangtua untuk mengatasinya:

Merespons dengan cepat
Cobalah untuk merespons langsung ketika melihat anak semakin agresif, lalu ajaklah ia keluar dari situasi tersebut.

Cobalah untuk memberitahunya dengan cara menghubungkan perilaku tersebut dengan konsekuensi yang harus diterimanya, misalnya jika ia memukul maka ia akan kehilangan kesenangan dan waktu bermainnya.

Menindaklanjuti tindakan anak
Setelah membawa anak keluar dari tempat bermain, duduklah dan ajak ia menonton anak-anak lainnya bermain. Jelaskan padanya bahwa ia boleh bermain kembali kalau sudah siap untuk bergabung tanpa menyakiti anak-anak lainnya.

Tapi usahakan untuk tidak marah dan tidak berteriak, karena anak akan berpikir salah satu cara untuk terlepas dari agresif fisik adalah melalui agresif verbal.

Memberikan konsekuensi yang sama
Sebanyak apapun anak melakukan tindakan agresif, sebaiknya orangtua tetap memberikan konsekuensi yang sama. Hal ini mengajarkan pada anak jika ia melakukan sesuatu yang menyakiti anak atau orang lain, maka ia akan menerima konsekuensi yang sama dari orangtuanya.

Mengajarkan cara lebih baik untuk mengungkapkan perasaannya
Setelah anak mulai mereda emosinya, tanyakan padanya dengan lembut apa yang terjadi sehingga emosinya meledak. Setelah itu, orangtua bisa memberitahu cara untuk meluapkan emosinya dengan tidak menyakiti orang lain.

Mengajarkannya untuk minta maaf
Pastikan anak-anak memahami bahwa ia harus menyesal setelah melakukan kesalahan dan menuntunnya mendekati anak yang disakiti untuk minta maaf. Mungkin awalnya anak akan meminta maaf secara tidak tulus, tapi hal ini akan menjadi proses pembelajaran bagi anak.

Memberikan hadiah untuk perilaku baiknya
Jika anak dapat mengendalikan atau menahan rasa amarahnya, maka orangtua bisa memberinya pujian atas sikapnya tersebut. Hal ini akan memicu anak untuk berusaha mengendalikan amarahnya dan melampiaskannya dengan cara lain yang tidak menyakiti teman-temannya.

Membatasi waktu menonton televisi
Beberapa tayangan televisi seringkali menunjukkan adegan berteriak, mengancam, mendorong atau memukul, meskipun tayangan ini untuk anak-anak.

Karena itu mulailah untuk memantau acara yang ditonton oleh anak dan membatasi waktu menonton televisinya, sehingga anak-anak tidak melihat adegan tersebut. Sebagai konsekuensinya cobalah menyediakan waktu bermain yang lebih banyak dengan anak.

Sumber : DetikHealth
Read On 0 komentar

Arti Bahasa Tubuh Bayi

22:15

Khaidirmuhaj.blogspot.com - Bayi yang berusia beberapa bulan memang belum bisa berbicara, sehingga salah satu komunikasinya hanya melalui tangisan dan bahasa tubuh. Tapi orangtua bisa mempelajari bahasa tubuh si bayi untuk mengetahui keinginannya.

Bayi memang memiliki cara berkomunikasi yang unik dengan orangtua atau orang-orang disekitarnya. Dikutip dari Parenting, Jumat (9/7/2010) orangtua bisa mempelajari bahasa tubuh dari si mungil, yaitu:

Menendang kakinya
Kondisi ini berarti bayi terkesima atau tertarik dengan sesuatu, misalnya ketika ia melihat sesuatu yang menakjubkan atau mecipratkan air di bak mandinya.

Bahasa tubuh ini juga bisa berarti bayi mengungkapkan kata 'Wow'. Atau bisa juga bayi ingin sesuatu yang lebih, misalnya mengajaknya bermain atau ia ingin bergerak tapi tempatnya sempit.

Cara meresponsnya adalah dengan berbagi semangat dengannya atau memangkunya sambil diajak bermain. Karena menendangkan kakinya juga membantu mengembangkan otot yang dibutuhkan saat merangkak.

Memalingkan mukanya

Kondisi ini bisa berarti bayi membutuhkan sedikit waktu untuk mengetahui apa yang terjadi, terutama sesuatu yang dilihatnya. Atau bisa juga bayi membutuhkan waktu untuk ruang pribadinya.

Cara meresponsnya adalah biarkan ia memeriksa sekelilingnya, bahkan jika untuk melihat bayangan dicerminnya atau bisa juga dengan memberinya waktu untuk bersantai. Tapi jika bayi terlalu lama berpaling, cobalah untuk menarik perhatiannya lagi.

Mengucek atau menutup matanya
Kondisi ini bisa berarti ia berusaha untuk bermain 'ciluk ba' atau permainan lain untuk memikat orang lain. Hal lainnya adalah bayi bersiap untuk pergi tidur ketika ia sudah merasa lelah.

Cara meresponsnya adalah menanggapi minatnya dengan cara mengajaknya bermain, misalnya dengan cara melemparkan selimut tipis sehingga ia akan berusaha untuk menarik selimut tersebut. Tapi jika ia mengantuk, gendonglah ia sambil dinyanyikan atau dibacakan cerita pendek sambil diayun-ayunkan.

Memilin-milin rambutnya

Kondisi ini bisa berarti ia sedang berusaha membuat dirinya merasa lebih baik. Selain itu melakukan gerakan berulang juga bisa berarti untuk menutupi rasa gugupnya, seperti karena ada pengasuh baru atau dilingkungan baru yang terlalu bising untuknya.

Cara meresponsnya adalah membiarkan ia melakukan hal tersebut, karena itu bukan suatu hal yang harus dicegah. Bisa juga mengajaknya berbicara dengan nada suara yang menenangkan atau mengajaknya bermain untuk melupakan kegugupannya.

Bayi melengkungkan punggungnya

Kondisi ini bisa berarti ia sedang marah, rewel, kesal dengan suatu hal atau mengalami sakit yang belum bisa diungkapkannya.

Cara meresponsnya adalah cobalah untuk menenangkannya, biasanya membutuhkan waktu lebih lama karena bayi yang melengkungkan punggungnya merupakan akumulasi dari rasa tidak nyamannya.

Jika disertai dengan gejala lain seperti muntah atau demam, maka segera periksakan ke dokter agar tidak terjadi kesalahan diagnosis dan bayi kembali merasa nyaman.

Meregangkan lengan atau tangannya
Kondisi ini berarti bayi dalam suasana hati yang baik, santai dan bersiap untuk melihat sekelilingnya, tapi sebaiknya tetap perhatikan ekspresi wajahnya.

Selain itu juga bisa berarti bayi sedang belajar untuk duduk yang mana ia butuh sesuatu untuk menjaga keseimbangannya.

Cara meresponsnya adalah jika bayi menunjukkan wajah ceria, maka manfaatkan suasana optimisnya untuk memberikan rangsangan positif. Tapi jika ia sedang belajar untuk duduk berikan bantuan saat ia membutuhkan, jika tidak perlu bantuan biarkan ia membangun otot perutnya untuk membantunya duduk tegak.

Menarik-narik telinganya

Kondisi ini berarti ia mengalami kesulitan dalam melakukan sesuatu, misalnya sebagai tanda susunya terlalu panas, perutnya kembung atau ia perlu bersendawa. Arti lainnya adalah ia merasa tidak nyaman akibat sakit seperti infeksi telinga, sakit tenggorokan atau gangguan di hidungnya.

Cara meresponsnya adalah cobalah untuk menenangkannya misalnya dengan membuatnya bersendawa, jika belum tenang juga cobalah untuk menutup tirai, pindah ke ruang lain atau mematikan televisi.

Selain itu juga periksa tanda-tanda lain yang membuatnya tidak nyaman, misalnya memeriksa telinga, hidung dan tenggorokannya.

Sumber: DetikHealth
Read On 0 komentar

Metamorfosa Psikologis Ibu Hamil

21:57

Khaidirmuhaj.blogspot.com - saat hamil, kondisi psikologis wanita tidak menentu. Perhatian khusus dari pasangan dan keluarga membantu Anda melewati masa kelahiran dengan sempurna.

Kehamilan merupakan episode perubahan kondisi fisik dan psikologis yang kompleks bagi seorang wanita yang pernah mengalaminya. Untuk itu, wanita yang sedang mengalami fase kehamilan perlu ”adaptasi” terhadap penyesuaian pola makan dengan proses kehamilan yang terjadi.

Menurut psikologi ternama, Dr Rose Mini AP MPsi, tugas ibu pada masa kehamilan memang tidak sedikit. Ibu harus menerima kehamilannya, membina hubungan dengan janin, menyesuaikan perubahan fisik, menyesuaikan perubahan hubungan suami istri, dan melakukan persiapan melahirkan menjadi orangtua.

Perempuan bersahaja ini pun mengelompokan kondisi psikologis (metamorfosa) ibu hamil menjadi tiga, yaitu pada trisemester pertama, trisemester kedua, dan trisemester ketiga.

”Pada trisemester pertama, timbul kecemasan, kebahagiaan bercampur keraguan dengan kehamilannya antara ya atau tidak, sering terjadi fluktuasi emosi sehingga periode ini mempunyai risiko tinggi untuk terjadinya pertengkaran atau rasa tidak nyaman, adanya perubahan hormonal, dan morning sickness,” ulas psikolog yang sering dipanggil Mbak Romi ini saat mengisi acara “Lactamil with You in Your Motherhood Journey” di Balai Kartini, Jakarta, baru-baru ini.

Untuk trisemester kedua, tambahnya, psikologi ibu hamil lebih tenang dan mulai dapat beradaptasi, perhatian mulai beralih pada perubahan bentuk tubuh, kehidupan seksual, keluarga dan hubungan batiniah dengan bayi yang di kandungnya, serta peningkatan kebutuhan untuk dekat dengan figur ibu, melihat, dan meniru peran ibu. Selain itu, ketergantungan kepada pasangan juga semakin meningkat.

Bagaimana psikologis ibu hamil saat trisemester ketiga? Menurut Rose Mini, stres akan meningkat kembali pada fase ini. Hal itu dapat terjadi dikarenakan kondisi kehamilan semakin membesar. Kondisi itu tidak jarang memunculkan masalah seperti posisi tidur yang kurang nyaman dan mudah terserang rasa lelah.

”Emosi kembali fluktuatif berkaitan dengan bayangan risiko kehamilan dan proses persalinan trimester ketiga,” jelasnya.

Untuk menyikapi masalah ini, tambahnya, carilah informasi sebanyak-banyaknya dari lingkungan terkait dengan kehamilan, diskusikan perasaan Anda dengan pasangan atau orangtua, dorong pasangan untuk menunjukkan sikap positif terhadap kehamilan Anda, dan ajak pasangan untuk menemani Anda saat memeriksakan kondisi dan janin Anda.


Tidak berhenti di situ saja, Rose Mini juga menyarankan kepada ibu hamil untuk rajin memerhatikan gerak janin, ajak komunikasi, ajak pasangan untuk ikut berinteraksi

dengan janin Anda, dan lakukan berbagai aktivitas yang dapat menunjang kehamilan Anda, seperti senam hamil, latihan pernafasan, dan lain-lain.
Sumber: okezone.com
Read On 0 komentar

Gadis Remaja Rentan Tergoda Narkoba

21:06

Khaidirmuhaj.blogspot.com - Anak anda menunjukkan gelagat yang cukup aneh belakangan ini? Mungkin dia sedang terjerumus dalam dunia kelam narkoba atau alkohol. Bagaimana mengatasinya?
Tentu tak seorang pun yang rela buah hatinya terjerumus dalam hal-hal negatif dan tercela. Kenyataan seperti ini bagai mimpi buruk bagi orang tua manapun juga. Namun, mengabaikan dan menganggap bahwa hal itu takkan mungkin atau tidak benar-benar terjadi juga merupakan kesalahan fatal yang tak seharusnya dilakukan. Dari berbagai kasus narkoba, ternyata orang yang paling terakhir mengetahui seorang kecanduan narkoba adalah orang tua.

Ini membuktikan bahwa orang tua masih kurang memperhatikan anak sehingga tidak mengetahui apa yang dilakukan anak di luar rumah. Ketika mengetahui anak melakukan penyimpangan justru setelah anak melakukan dalam waktu yang cukup lama. Yang perlu diperhatikan bahwa telah terbukti fakta baru yang mencengangkan, gadis remaja Anda ternyata lebih mungkin terjerat narkoba dibanding anak laki-laki.


Penelitian terbaru oleh Partnership for a Drug-Free America menunjukkan, gadis remaja lebih mudah tergoda narkoba dan alkohol dibandingkan remaja laki-laki. Mengapa? Karena, para remaja perempuan cenderung melihat manfaat dari alkohol dan penggunaan narkoba.


Bahkan faktanya, hampir 70 persen dari remaja putri yang ikut dalam survei tersebut sepakat bahwa ”menggunakan obat-obatan terlarang membantu menangani anak-anak dengan masalah di rumah”, seperti ditunjukkan dalam hasil penelitian.
Angka ini naik 11 persen dari survei serupa yang dilakukan pada 2008.

Lebih dari separuh partisipan yang disurvei mengatakan bahwa obat-obatan juga dapat membantu mereka melupakan masalah mereka. Remaja laki-laki pada penelitian itu juga cenderung menyatakan bahwa obat-obatan membantu mereka santai dalam menghadapi situasi sosial serta mendapatkan kesenangan dengan mengonsumsi obat-obatan, ketika dibandingkan dengan data dari survei yang sama tahun lalu.

Survei baru itu juga menunjukkan kenaikan 11 persen konsumsi alkohol pada gadis-gadis remaja. Peningkatan ini tentu lebih tinggi dari apa yang terlihat di remaja laki-laki (kenaikan hanya 2 persen). Terlebih lagi, penggunaan ganja oleh gadis-gadis remaja dalam satu tahun terakhir adalah 29 persen lebih tinggi daripada selama survei 2008. Sementara, remaja laki-laki yang mengonsumsi mariyuana meningkat 15 persen pada 2009 ini.


”Orang tua perlu memahami bahwa gadis remaja saat ini lebih besar kemungkinannya untuk melakukan penyalahgunaan narkoba dan alkohol dibanding remaja laki-laki karena mereka membutuhkan bantuan lebih terhadap pengelolaan stres dan menangani masalah,” kata Tom Hedrick, pendiri Partnership for a Drug-Free America, seperti dikutip
WebMD.com.

Partnership for a Drug-Free America adalah sebuah kelompok nirlaba yang berbasis di New York City, Amerika Serikat, yang bertujuan memahami, mencegah, dan mengobati penyalahgunaan alkohol dan narkoba di kalangan anak-anak dan remaja.


”Gadis remaja menjadi pelaku penyalahgunaan alkohol dan obat-obatan bukan karena bujukan remaja laki-laki, tetapi mereka sendiri yang mencari. Dan sayangnya, orang tua masih berpikir bahwa remaja laki-lakilah yang lebih mungkin untuk terjerumus dalam narkoba dan alkohol. Mereka (orang tua) kecil kemungkinannya untuk menyesuaikan diri dengan tanda-tanda gadis remajanya,” tandas Hedrick Hedrick menuturkan, tanda-tanda yang bisa menjadi peringatan orang tua bahwa remajanya terlibat penyalahgunaan obatobatan terlarang atau alkohol, di antaranya merosotnya nilai di sekolah, perubahan pola tidur, penarikan diri dari keluarga dan teman-teman, serta kurangnya antusiasme menghadapi kehidupan
Sumber: Okezone.com
Read On 0 komentar

Kapan Telinga Bayi Boleh Ditindik?

06:55
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Menindik telinga bayi perempuan banyak dilakukan orangtua. Boleh-boleh saja melakukan tindik telinga bayi jika memang si kecil tidak punya masalah medis yang bisa menjadi faktor risiko. Kapan sebaiknya telinga bayi perempuan ditindik?

Melakukan tindik telinga dibutuhkan peralatan yang tepat dan orang yang sudah terlatih menindik telinga bayi. Karena jika peralatan tidak steril bisa menimbulkan risiko infeksi, sedangkan jika yang melakukan belum terlatih berisiko mengeluarkan darah yang terlau banyak.

Seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (9/7/2010) sebaiknya untuk menindik telinga si kecil dilakukan oleh dokter anak yang memang sudah berpengalaman. Selama bayi tidak memiliki risiko kesehatan apapun, maka tindik telinga boleh dilakukan saat bayi masih kecil.

Orangtua berpandangan menindik telinga bayi perempuan sedini mungkin agar si anak tidak terlalu merasakan sakit. Tindik telinga adalah prosedur yang sederhana tapi tetap memberikan ketidaknyamanan pada bayi.

Orangtua memiliki pilihan untuk melakukan tindik telinga saat masih bayi karena akan berbeda halnya jika dilakukan saat anak sudah besar.

Namun sebaiknya orangtua menunggu hingga si kecil berusia minimal 3 bulan, karena pada usia tersebut bayi sudah mulai bisa menangani infeksi yang timbul di tubuhnya.

Tindik telinga biasanya dilakukan tanpa menggunakan obat penghilang rasa sakit, karena rasa sakit tindikan kurang sakit dibandingkan dengan suntik anestesi. Satu hal yang penting lainnya adalah usahakan orangtua untuk mencegah anaknya menyentuh telinga yang baru ditindik, karena bisa memicu terjadinya infeksi.

Jika bayi ditindik saat masih kecil, maka lebih memudahkan untuk menjaga anak agar tidak memegang-megang telinganya. Orangtua juga harus memperhatikan apakah timbul kemerahan yang meningkat atau nyeri disekitar lubang tindikan telinga. Karena hal ini menunjukkan adanya infeksi.

Orangtua juga harus memperhatikan anting yang digunakan si kecil, karena beberapa anak ada yang memiliki reaksi alergi terhadap logam tertentu.

Untuk memastikannya cobalah gosokkan logam atau emas tersebut di daerah punggung, jika terjadi ruam ada kemungkinan anak mengalami reaksi alergi.

Sumber: DetikHealth
Read On 0 komentar

Antibodi Alami Mampu Menetralkan Virus HIV

22:53

Khaidirmuhaj.blogspot.com - Harapan akan ditemukannya vaksin HIV mulai mendapat titik terang. Baru-baru ini peneliti menemukan 2 jenis antibodi alami dalam tubuh manusia yang mampu menetralkan 90 persen jenis virus HIV.

Dikutip dari Reuters, Jumat (9/7/2010), kedua jenis antibodi yang dinamakan VRC01 dan VRC02 itu ditemukan dalam darah pengidap HIV positif. Pada kelompok pasien yang dinamakan non-progressor tersebut, infeksi HIV tidak menyebabkan penyakit karena adanya sistem imun tertentu.

Peneliti mengungkap, 2 jenis antibodi yang ditemukan merupakan faktor yang memicu terbentuknya sistem imun pada non-progressor. Melalui sebuah perangkat molekuler, peneliti berhasil mempelajari sistem imun yang dinamakan 'sel-B' tersebut.

Dengan mempelajarinya, peneliti berharap bisa mengembangkan vaksin untuk mengatasi infeksi HIV. Kemungkinan lain yang bisa dikembangkan adalah membuat obat untuk memicu produksi antibodi semacam itu pada pasien yang terinfeksi atau mendonorkannya melalui transfusi.

"Kali ini saya sangat optimistis soal vaksin HIV, dan mungkin lebih yakin dibandingkan 10 tahun terakhir," ungkap Dr Gary Nabel dari National Institute of Allergy and Infectious Diseases (NIAID) yang memimpin penelitian tersebut.

HIV merupakan penyebab AIDS yang telah menginfeksi 33 juta jiwa di seluruh dunia. Menurut data UNAIDS, 25 juta jiwa telah meninggal karenanya sejak pandemi AIDS dimulai pada tahun 1980.

Hingga saat ini, vaksin HIV belum ditemukan meski beberapa obat bisa membantu mengendalikannya. Akhir tahun 2009, para ahli sempat menguji vaksin yang diklaim mampu mengurangi laju infeksi HIV hingga 30 persen pada sejumlah relawan di Thailand, namun metode pengujiannya masih kontroversial.

Mengembangkan vaksin untuk virus HIV bukan perkara mudah. Selain langsung menyerang sistem imun, virus ini juga selalu mengalami mutasi sehingga mirip target yang selalu bergerak.(up/ir)

Sumber: DetikHealth
Read On 3 komentar

Gara-gara Alergi Kacang, Ciuman Berakhir di Rumah Sakit

21:01
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Orang yang alergi terhadap kacang bisa mengalami reaksi yang parah dan berlebihan bila makan kacang atau produk kacang lainnya. Terbukti, seorang gadis yang alergi kacang harus dilarikan ke rumah sakit gara-gara berciuman dengan pacarnya yang makan sereal kacang.

Laura Kukic, gadis belia yang berusia 14 tahun, mengalami shock setelah berciuman dengan pacarnya yang makan sarapan sereal hazelnut di pagi hari. Laura yang alergi kacang-kacangan langsung menunjukkan reaksi yang berlebihan.

Wajahnya mulai membengkak dan mengalami kesulitan bernapas. Setelah dibawa ke ruang UKS di sekolahnya, ia disuntikan Epipen dan petugas kesehatan
segera memanggil ambulans.

Laura kini sedang dalam tahap pemulihan penuh. Tapi pengalaman ini memberi peringatan pada anak-anak muda yang memiliki alergi yang sama, bahwa ciuman dapat berbahaya bahkan dapat berakhir di rumah sakit.

Pada hari itu, pacar Laura (16 tahun) sedang menunggu di tangga sekolah. "Beberapa anak sedang bersiap masuk kelas dan seperti biasa kami saling memberi ciuman. Itu hanya ciuman 'say hello'. Tidak ada yang berlebihan, bibir kami hanya bersentuhan singkat," jelas Laura, seperti dilansir dari Dailymail, Jumat (9/7/2010).

Laura pertama kali didiagnosis dengan alergi kacang parah ketika dia berusia tiga tahun. Ia harus membawa 'Epipen' kemanapun ia pergi. Epipen digunakan untuk memberikan injeksi adrenalin ke dalam aliran darah, yang membalikkan reaksi alergi oleh penyempitan pembuluh darah dan membuka saluran udara.

Alergi pada remaja ini terjadi setiap kali kontak dengan kacang. Meski sedikit, tapi akibatnya dapat menimbulkan reaksi yang parah. Wajah bengkak, tenggorokan mengeras dan ia akan kesulitan bernapas. Kondisi ini disebut dengan anaphylactic shock.

"Ini memberikan pelajaran pada saya dan Anda, bagaimana sesuatu yang dianggap aman akan beralih menjadi sesuatu yang berbahaya. Siapa bilang cinta hanya soal hati dan mawar?" pungkas Laura.
(mer/ir)

Sumber:  DetikHealth
Read On 0 komentar

Makanan Pelangi untuk Kesehatan

20:31
Khaidirmuhaj.blogspot.com - Gizi yang baik, bisa dicapai melalui konsumsi pangan beragam. Mengapa harus beragam? Karena tidak ada satu pun bahan pangan tunggal yang mengandung semua unsur gizi secara lengkap dan memadai, kecuali ASI untuk bayi baru lahir hingga berusia 6 bulan.

Status gizi baik, lanjutnya, hanya dapat dicapai melalui konsumsi pangan 3B, yakni Beragam, Bergizi, dan Berimbang. "Konsumsi pangan harus dilalukan secara beragam agar terjadi efek komplementasi dan sinergi antar zat gizi," kata Prof.Made Astawan, dari Departemen Ilmu Teknologi Pangan Institut Pertanian Bogor.

National Cancer Institute menganjurkan agar kita mengonsumsi lima kelompok bahan pangan berwarna setiap hari, yakni merah, putih, biru/ungu, kuning, dan hijau. "Setiap warna bahan pangan menunjukkan keberadaan fitokimia tertentu yang berkhasiat untuk pencegahan terhadap penyakit," papar Made.

Buah dan sayur secara alami mengandung senyawa fitokimia antara lain karotenoid, fitosterol, saponin, glukosinolat, sulfida, polifenol, asam fitat, dan sebagainya. Kandungan fitokimia tersebut memiliki berbagai fungsi fisiologis, seperti antikanker, antimikroba, antioksidan, antiradang, imunomodulator, dan lan sebagainya.

Warna merah pada tomat dan semangka misalnya, mengandung fitokimia jenis likopen yang memiliki efek mencegah penyakit jantung dan kanker prostat. Sementara itu warna biru atau ungu yang terdapat dalam buah-buahan jenis anggur, bit, kubis ungu, stroberi, memiliki efek mencegah gumpalan darah serta penyakit Alzheimer.

Akan tetapi, konsumsi buah dan sayur dalam jumlah banyak sulit dilakukan karena volumenya besar sementara kapasitas lambung kita terbatas. Untum memperbesar daya terima lambung dan meningkatkan asupan zat-zat yang terkandung dalam buah dan sayur, Made menganjurkan agar kita mengolah buah dan sayur sebagai jus.

Sumber: Kompas.Com
Read On 0 komentar
blog-indonesia.com
Health Blogs
SANG JUARA PERINGKAT WEBLOGS INDONESIA
Yahoo bot last visit powered by MyPagerank.Net
blogarama - the blog directory
[Make Your Own] by Khaidir Muhaj | [Close]

Selamat Datang !!

selamat berkunjung di blog saya yang sederhana ini, semoga yang teman cari ada disini, silahkan copy paste artikel dalam blog ini, dgn menyertakan atau tdk menyertakan sumbernya, dan jangan lupa sebagai tanda persahabatan & terimakasih isilah buku tamu.

My Family

My Family
Alumni SPK Kesdam VI/TPR Banjarmasin. Alumnus Politeknik kesehatan Banjarmasin program khusus PKM Rantau. Seorang PNS PemKab. Tapin, Unit Kerja Puskesmas Lokpaikat - Rantau - Kalsel .

Yang Sedang Berkunjung

Anda Pengunjung Yang Ke

TERIMA KASIH

Telah berkunjung, mohon maaf jika terdapat kekurangan dan tidak sesuai dengan apa yang diharapkan dan tidak dapat memenuhi permintaan & pertanyaan teman teman, karena saya juga dalam proses pembelajaran dan terus akan belajar. dan seandainya artikel ini bermanfaat itu semata-mata hanya karena Allah SWT guna tercapainya keperawatan yang profesional. serta jangan lupa isi buku tamu, semoga sukses!

Pengikut


Arsip